Skip to main content

Posts

Salah Satu Fase Kehidupan

Tiba-tiba benturan itu muncul lagi. Entah seperti apa jadinya, terlalu dini untuk berspekulasi. Lingkungan keluarga yang memang mengharuskan untuk berpikir konservatif. Diperlukan kekuatan untuk bisa bertahan dalam idealisme atau mencoba melunak, bertindak agak moderate untuk memuluskan pencapaian target sesuai harapan. Target waktu sepertinya tidak lebih sulit daripada target kandidat. Sekalinya dapat target kandidat, harus berargumen terlebih dahulu dengan orangtua. Pada saat seperti ini, laki-laki memang harus cerdas bernegosiasi serta menentukan sikap yang arif dalam menghadapi perkara yang satu ini. Kekonservativan itu tampak baik, dan orangtua pasti ingin yang terbaik seraya memastikan anaknya kelak tidak menyesal dalam sebuah pernikahan. Maka, dibutuhkan fundamental berupa niatan yang lurus untuk mampu melewati tahap demi tahap proses tersebut. Pernah suatu ketika ada teman yang menawarkan, dan ingin memperkenalkan bila sudah siap untuk berkeluarga. Namun, logika berbica...

Tidak Perlu Menjelimet

Cerita ini bisa fiktir bisa fakta, kalau ada kesamaan kisah mungkin kebetulan, kalau ada kemiripan barangkali bisa dijadikan pelajaran. Seorang pemuda sederhana yang mencari makna dari cinta sejati. Tidakkah dia temukan cinta sejati itu selain daripada ikatan suci, tanda komitmen bukan di hadapan manusia, tetapi di hadapan Allah. Mudah saja baginya, bisa menyukai dan memilih seseorang. Namun, logika membuatnya lebih berani memutuskan sesuatu tentang masa depan dibandingkan cinta yang membutakan. Telah banyak ia temukan, "pulau" yang belum dimiliki, sampai "pulau" yang sudah direservasi oleh orang lain. Mudah saja baginya memilih satu di antara ribuan pulau yang ada di hadapannya. Ada yang terlihat pelik, ada yang susah didekati, bahkan ada yang terang-terangan menjauhi. Pemuda itu tidak pernah membenci, ia dengan cepat akan pergi bila tak pasti, dan bisa tetap menyukai bila tetap dihargai. Jejaring sosial yang populer bukan satu-satunya alat untuk memper...

Tentang 'Democrazy'

Coba pikir-pikir apa ada yang salah dari sistem demokrasi | Mendewakan kaum mayoritas dan meninggikan hukum manusia dibanding hukum Allah SWT Apa jadinya bila negara menjunjung nilai demokrasi? | Yang salah bisa jadi benar, yang benar bisa jadi salah, azas yang banyak dapat dukungan itulah yang menang Seperti apa perumpamaan buruknya demokrasi | Misal ada 10 orang, 3 orang jujur, 7 orang gak jujur, maka demokrasi bisa mendukung yang bathil, mengeyampingkan yang hak Demokrasi sebagai alat vital kaum liberalis dan sekuler untuk menguasai negara | Hukum buatan manusia dipakai yang jelas-jelas tidak menciptakan keadilan sosial dibandingkan hukum yang berasal dari Allah SWT Demokrasi menimbulkan perpecahan? | Demi keinginan politis, menghalalkan segala macam cara untuk memenangkan pertempuran politik, bahkan tak jarang menimbulkan konflik Tidak hanya kubu pendukung capres yang tampak memanas, sampai-sampai pemberitaan di media juga ikut-ikutan 'perang' | Hancurnya netral...

Pengalaman Balik Nama atau Ubah Nama Sepeda Motor

Balik nama motor itu penting, karena daripada capek-capek bolak-balik pinjem KTP asli pemilik motor lama, maka balik nama bisa memudahkan kita untuk bayar pajak pakai KTP sendiri. Selain itu, dari sisi psikologis juga, motor kesayangan itu sudah benar-benar 100 persen milik kita (perasaannya sih gitu), jadi lebih enak aja. Sebelumnya penulis belum tahu sama sekali dengan proses balik nama. Ya, karena ini baru pertama kali. Seharusnya balik nama itu enggak lama setelah Anda membeli kendaraan, jadi kalau entar-entaran lama-lama jadi males, eh tau-tau sudah kelewat dari jatuh tempo pajak motor tahunan. Terus kena denda deh. Tp sebaiknya memang satu bulan sebelum jatuh tempo pajak motor udah disiapin dan segera cabcus cari waktu ke kantor Samsat. Oh ya, di sini penulis ingin berbagi cerita nyata proses balik nama kendaraan motor. Sebelum berangkat, ada baiknya Anda cari-cari informasi melalui teman, saudara, atau cari di internet bagaimana proses balik nama kendaraan motor. Rupanya...

Jilbab & Kemuliaan Perempuan

Perempuan memiliki kedudukan yang sangat mulia. Ia sebagai pendorong semangat dan penentram bagi hidup suaminya. Terpikirkah mengapa perempuan itu diciptakan dengan rupanya yang indah? Perbandingan aurat perempuan dengan aurat laki-laki itu jelas. Bila aurat laki-laki dari perut (pusar) hingga ke bawah, sampai lutut. Sedangkan perempuan auratnya ialah seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan. Berarti, hampir sekira 95 persen fisik perempuan itu adalah aurat. Definisi aurat apa sih? Sesuatu yang membangkitkan syahwat apakah bisa dikatakan sebagai aurat? Lebih rinci lagi, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan bahwa aurat ialah '(1) bagian badan yang tidak boleh kelihatan (menurut hukum Islam); (2) kemaluan; (3) organ untuk mengadakan perkembangbiakan.' Celakalah bagi perempuan yang mengumbar auratnya. Begitu juga dengan laki-laki yang tanpa pengetahuan agama yang mumpuni, ia pergi keluar rumah dengan mengenakan celana pendek yang panjangnya hingga di atas...

'Jagoan' Selalu Datang Belakangan Bukan?

Mengalir kehidupan, mengikuti jalurnya yang penuh dinamika. Tak selamanya jalan itu lurus, terkadang harus berbelok, menabrak, menghindar, berjuang dan kemudian bertahan. Setelah sekian lama, memang tidak ada yang setenang perjumpaan ini, walau dunia maya masih menjadi dunia yang dihuni oleh mereka-mereka yang belum dipertemukan secara lahiriah. Namun, kita harus yakin bahwa kesabaran selalu berbuah manis. Entah itu sabar dalam menunggu secara internal dalam konteks meningkatkan kualitas diri, maupun menunggunya (eksternal) yang kelak bila memang masanya tiba, segalanya akan menjadi indah, mengobati kerinduan, dan menepis kesunyian. Memang harapan ini bukan harapan pertama kali yang muncul. Ada harapan-harapan lainnya yang sebelumnya singgah kemudian mati di tengah jalan. Atau, telah layu duluan sebelum tumbuh dan berkembang. Kata seorang teman, 'modus' itu bagian dari ikhtiar. Modus mungkin selalu disalahartikan sebagai bentuk kenegativan. Saat jurus modus digunaka...

Berbagi Cerita di Taiwan

Langsung saja dari sebuah plot, di mana penulis langsung mencatat waktunya saat itu, jam 21.00 tanggal 2 Juni 2014 di Taipei, Taiwan. Makan malam bersama para bule. Sebagian merupakan para pejabat perusahaan pembuat prosesor asal Amerika Serikat. Ini merupakan perjalanan lintas negara yang kesekian kalinya. Penulis mendapatkan kesempatan berkunjung ke luar negeri. Kali ini tidak sendiri, tetapi ditemani oleh rekan jurnalis dari Indonesia. Sedikit berbagi cerita dan pengalaman di Taipei. Kunjungan ini hanya berlangsung dari tanggal 1-5 Juni 2014. Sebuah kesempatan menarik, tantangan sekaligus menikmati kota yang menyenangkan di Taipei. Kami datang atas undangan salah satu produsen prosesor 'Kubu Merah' yang ingin mengungkap teknologi otak komputer terbarunya. Banyak cerita di sini, tetapi penulis ambil dari angle yang menurut penulis paling menarik. Tentang kuliner di Taiwan. Pada sebuah kesempatan, di hari kedua usai acara kami makan malam bersama di sebuah restoran b...