Skip to main content

Deep Inside

Penulis mulai menulis dan menulis lagi. Seperti ada yang ingin dikatakan. Seperti ada yang ingin dicurahkan, dijelaskan walau ucapan tidak mampu mengejawantahkan apa yang sesungguhnya ada di dalam.

Semakin dijelaskan maka akan semakin rumit. Diungkapkan malah membingungkan, tidak mengena pada titik inti apa yang sebetulnya benar-benar ingin disampaikan.

Semakin banyak perkataan yang terlontarkan, malah semakin menjauhkan dari inti pokok yang tengah dirasakan. Entah apa yang sebenarnya terjadi, tidak biasanya merasakan seperti ini.

Segala yang tersembunyi di dalam, memang sudah terbuka dan terus menganga. Semua tidak perlu penjelasan, karena apa yang sesungguhnya sedang dirasakan tidak akan mampu diuraikan dengan perkataan.

Ada hati yang duduk manis di sini. Yang dengan hati itu, jauh lebih mampu menyampaikan apa yang sebetulnya dirasakan walau dalam diam. Tanpa kata, tanpa isyarat.

Seperti gunung es. Semua yang mampu diceritakan hanya bagian puncaknya, jauh lebih besar apa yang tersembunyi di dalamnya. Pun, tulisan blog ini juga tidak dapat mewakilkan semua yang tersimpan di dalam.

Bila perasaan ini datangnya dari Allah dan bila baik, pasti memberikan kebaikan bagi keduanya. Namun bila berimbas keburukan, semoga Allah menjauhkannya.

Perasaan yang tidak membutuhkan penjelasan logika untuk mendefinisikannya. Perasaan yang tidak memerlukan penjelasan kapan waktu kemunculannya. Perasaan yang tidak membutuhkan penjelasan dari pertanyaan 'mengapa' perasaan itu bisa hadir.

Ya, hanya sebatas perasaan.

*****

(Foto: Sebuah gedung yang biasa kita lewati/Dokumen Pribadi)

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Balik Nama atau Ubah Nama Sepeda Motor

Balik nama motor itu penting, karena daripada capek-capek bolak-balik pinjem KTP asli pemilik motor lama, maka balik nama bisa memudahkan kita untuk bayar pajak pakai KTP sendiri. Selain itu, dari sisi psikologis juga, motor kesayangan itu sudah benar-benar 100 persen milik kita (perasaannya sih gitu), jadi lebih enak aja. Sebelumnya penulis belum tahu sama sekali dengan proses balik nama. Ya, karena ini baru pertama kali. Seharusnya balik nama itu enggak lama setelah Anda membeli kendaraan, jadi kalau entar-entaran lama-lama jadi males, eh tau-tau sudah kelewat dari jatuh tempo pajak motor tahunan. Terus kena denda deh. Tp sebaiknya memang satu bulan sebelum jatuh tempo pajak motor udah disiapin dan segera cabcus cari waktu ke kantor Samsat. Oh ya, di sini penulis ingin berbagi cerita nyata proses balik nama kendaraan motor. Sebelum berangkat, ada baiknya Anda cari-cari informasi melalui teman, saudara, atau cari di internet bagaimana proses balik nama kendaraan motor. Rupanya...

Pengalaman mengurus balik nama motor, pajak tahunan dan ganti kaleng (plat) di Samsat Kelapa Dua Tangerang

Sebagai warna negara yang baik, tentu kita perlu untuk memenuhi apa yang diharuskan bagi setiap pemilik kendaraan bermotor, yakni membayar pajak. Oleh karena kini sudah berdomisili di Kabupaten Tangerang, tepatnya di wilayah kecamatan Curug, maka Anda yang beralamat di wilayah tersebut bisa mengurus seperti balik nama kendaraan bermotor, pajak tahunan dan ganti kaleng alias plat di Samsat Induk Kelapa Dua Tangerang. Penulis mengalami sendiri, karena berdomisili di Curug, maka tidak dapat mengurus seperti balik nama ranmor, dan lain-lain di Samsat Tangerang (Cikokol). Yang beralamat di Curug diarahkan untuk mengurus ke Samsat Kelapa Dua Tangerang. Perlu diperhatikan kalau Anda mengetikkan kata kunci di Google "Samsat Kelapa Dua Tangerang", maka hasil pencarian teratas akan menunjukkan "Gerai Samsat Kelapa Dua". Kalau Anda ingin cek fisik, mengurus balik nama hingga ganti kaleng secara mandiri (ngurus sendiri), maka di gerai tersebut tampaknya tidak bisa m...

Belum Nemuin Grup Band Aliran Jepang-Rock yang Sekeren Ini di Indonesia

Satu ungkapan untuk band yang satu ini, "luar biasa". Mulai suka lagu J-rocks itu tepatnya waktu penulis masih di kelas 2 SMA. Enggak tahu kenapa lagu-lagu yang diciptain Iman dan kawan-kawan memiliki cerita yang kurang lebih serupa dengan yang dialami saat itu. Bukan maksud curhat, tapi itu kenyataan. Kebetulannya lagi, di album pertamanya, hampir semua bercerita tentang kisah-kisah perpisahan. Sampai hari ini, lagu-lagunya lagi-lagi bertema yang sama dengan mungkin apa yang dirasa saat ini. Uniknya, dan ini yang pembeda dengan musisi Tanah Air lainnya, J-Rocks sukses mengambil jalur 'ekslusif' yang tidak semua band di Indonesia yang tenar ambil jalur itu, yaitu masuk ke genre musik Japanase Rock alias J-rock. Dengan tema musik yang dibesut J-rocks ini, uniknya lagi, lagu-lagu 'sedih' bisa dibikin jadi asyik, tempo cepat, dan lagu bertema happy dikemas agak nge-jazz yang nyaman didengar. J-rocks sekali lagi, 'Out of The Box'! dan sangat skillful....