Skip to main content

Usang Biarlah Punah

Seketika itu tali temali yang pernah terangkai akhirnya terurai jua. Satu hal yang tak pernah habis terpikir, betapa mawar itu tampak merekah begitu cantik.

Namun, apa daya bila keanggunan itu ternyata telah berpaling dan menjauh. Tak perlu disesalkan, biarlah kisah usang itu punah ditelan waktu.

Ketika 'sudah jatuh, bahkan langsung ditimpa tangga' adalah sebuah hal menyakitkan, maka itu pertanda Anda harus segera keluar dari sifat kemelankolisan.

Bila puisi itu seharusnya telah tercipta, maka pena sudah remuk 'tak bernyawa'. Puing-puing memori hanya jadi ingatan masa lampau yang dapat melenyap secara alami. Then, life must go on.

Cerita lalu hanya menjadi bahan celotehan ekspresif yang bisa dikemas dalam karya digital, tentang mimpi-mimpi yang akhirnya pudar, tentang harapan yang terhunus padam.

Sepetik cahaya bulan singgah di wajahmu, yang dulu bersinar penuh kesejukan. Debar itu pernah hadir kala mentari masih segar memberikan hangatnya. Ketika itu, mimpi indah masa depan perlahan terbentuk dalam angan yang coba dilestarikan bersama beserta visi yang selaras.

Namun, detik jua yang menunjukkan kemelut perbedaan. Selaras bertransformasi menjadi kejayaan ego individu, dan berujung pada kata yang tak sanggup diucapkan, walau akhirnya terlontar pula.

Tak berhenti bertanya, berkaca dan berpikir, saat dirasa tak ada hal penyimpangan yang dilakukan, tak ada lakon 'penyerongan', hanya pendirian konservatif yang menurut saya adalah benar. Benar tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk kebebasan masing-masing dan mengikuti batasan sebagaimana yang tertulis dalam kitab-Nya.

Keputusan sudah diambil, 'nasi telah menjadi bubur', dan biarkan kupu-kupu itu terbang mencari kebebasan dan kedamaian. Selamat membuka lembar baru.

#empetri 'Mass Romantic - Dulu Aku Gila'

*****

(Foto: Johndulworth)

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Balik Nama atau Ubah Nama Sepeda Motor

Balik nama motor itu penting, karena daripada capek-capek bolak-balik pinjem KTP asli pemilik motor lama, maka balik nama bisa memudahkan kita untuk bayar pajak pakai KTP sendiri. Selain itu, dari sisi psikologis juga, motor kesayangan itu sudah benar-benar 100 persen milik kita (perasaannya sih gitu), jadi lebih enak aja. Sebelumnya penulis belum tahu sama sekali dengan proses balik nama. Ya, karena ini baru pertama kali. Seharusnya balik nama itu enggak lama setelah Anda membeli kendaraan, jadi kalau entar-entaran lama-lama jadi males, eh tau-tau sudah kelewat dari jatuh tempo pajak motor tahunan. Terus kena denda deh. Tp sebaiknya memang satu bulan sebelum jatuh tempo pajak motor udah disiapin dan segera cabcus cari waktu ke kantor Samsat. Oh ya, di sini penulis ingin berbagi cerita nyata proses balik nama kendaraan motor. Sebelum berangkat, ada baiknya Anda cari-cari informasi melalui teman, saudara, atau cari di internet bagaimana proses balik nama kendaraan motor. Rupanya...

Pengalaman mengurus balik nama motor, pajak tahunan dan ganti kaleng (plat) di Samsat Kelapa Dua Tangerang

Sebagai warna negara yang baik, tentu kita perlu untuk memenuhi apa yang diharuskan bagi setiap pemilik kendaraan bermotor, yakni membayar pajak. Oleh karena kini sudah berdomisili di Kabupaten Tangerang, tepatnya di wilayah kecamatan Curug, maka Anda yang beralamat di wilayah tersebut bisa mengurus seperti balik nama kendaraan bermotor, pajak tahunan dan ganti kaleng alias plat di Samsat Induk Kelapa Dua Tangerang. Penulis mengalami sendiri, karena berdomisili di Curug, maka tidak dapat mengurus seperti balik nama ranmor, dan lain-lain di Samsat Tangerang (Cikokol). Yang beralamat di Curug diarahkan untuk mengurus ke Samsat Kelapa Dua Tangerang. Perlu diperhatikan kalau Anda mengetikkan kata kunci di Google "Samsat Kelapa Dua Tangerang", maka hasil pencarian teratas akan menunjukkan "Gerai Samsat Kelapa Dua". Kalau Anda ingin cek fisik, mengurus balik nama hingga ganti kaleng secara mandiri (ngurus sendiri), maka di gerai tersebut tampaknya tidak bisa m...

Belum Nemuin Grup Band Aliran Jepang-Rock yang Sekeren Ini di Indonesia

Satu ungkapan untuk band yang satu ini, "luar biasa". Mulai suka lagu J-rocks itu tepatnya waktu penulis masih di kelas 2 SMA. Enggak tahu kenapa lagu-lagu yang diciptain Iman dan kawan-kawan memiliki cerita yang kurang lebih serupa dengan yang dialami saat itu. Bukan maksud curhat, tapi itu kenyataan. Kebetulannya lagi, di album pertamanya, hampir semua bercerita tentang kisah-kisah perpisahan. Sampai hari ini, lagu-lagunya lagi-lagi bertema yang sama dengan mungkin apa yang dirasa saat ini. Uniknya, dan ini yang pembeda dengan musisi Tanah Air lainnya, J-Rocks sukses mengambil jalur 'ekslusif' yang tidak semua band di Indonesia yang tenar ambil jalur itu, yaitu masuk ke genre musik Japanase Rock alias J-rock. Dengan tema musik yang dibesut J-rocks ini, uniknya lagi, lagu-lagu 'sedih' bisa dibikin jadi asyik, tempo cepat, dan lagu bertema happy dikemas agak nge-jazz yang nyaman didengar. J-rocks sekali lagi, 'Out of The Box'! dan sangat skillful....